Kamis, 26 Februari 2015

Faktor Penyebab dan solusi kenakalan remaja



Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat karena mereka merasa risih dengan tingkah laku para remaja.
Jenis-Jenis Kenakalan Remaja :
Tawuran Antar Pelajar 


Seks bebas 


Penyalahgunaan Narkoba


Penyebab kenakalan remaja itu terjadi karena beberapa faktor, bisa disebabkan dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).
Faktor Internal Krisis identitas
perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi.
Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Kontrol diri yang lemah: Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
Faktor Eksternal
1.Perceraian orangtua
2.tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga
3.perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja
4.terlalu memanjakan anak
5.tidak memberikan pendidikan agama
6.penolakan terhadap eksistensi anak
7.teman sebaya yang kurang baik
8.komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.
Mengatasi kenakalan remaja
1.Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan     point pertama.
2.Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
3.Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.
4.Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua.

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

Posting Komentar

 
belajar mengenal diri sendiri © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com